teguh dwi prasetyo

Kita Memandang Lalu Menilai

Ada fenomena dimana, kita manusia itu cuman kayak ngejalanin hidup ya karena hanya itu memang polanya.

Like, for example.. Okay kamu sudah a certain age, and that means that you have to have pacar, habis punya pacar okay, you already a certain age ya.. It’s time that you get married. Habis married apa? You have to have children.

In this world, even though we have different colors of hair, and eyes, and skin, different shapes of nose, and lips.
At the end of the day kita tu sama.

Orang kebanyakan, mayoritas masyarakat kita tu selalu mengukur sesuatu tuh dari kesuksesan seperti itu.

Bahwa, jabatan adalah kesuksesan.
Uang yang sangat banyak.
Bisnis yang sangat besar adalah kesuksesan.

Ya gapapa juga, setiap orang kan pasti berbeda-beda ya orientasi hidupnya, tapi aku tau bahwa orientasi hidupku tuh bukan itu.

It’s like what brings me happiness is actually not being the most of the most.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top